Jangan Abaikan Mendengkur, Mendengkur Dapat Menjadi Tanda Awal dari Resiko Penyakit

Aduh… Judulnya panjang amat yak –” maaf apabila penggunaan katanya tidak efektif maklum nilai bahasa Indonesia gue pas pasan. Oke, jadi saya akan mentranslate (lagi) berita dari Science Daily, soalnya emang web tersebut adalah sumber dari kebanyakan tulisanku (yang agak ilmiah gitu..). Okedeh, lebih baik kita lihat ke beritanya, cekidot!

Science Daily, 24 Januari 2013

snoring

 

 

grokk~~ 

Berikut adalah peringatan bagi pendengkur: mendengkur dapat menempatkan anda pada resiko penebalan dan abnormalitas pada Arteri Karotid dibandingkan dengan penderita kelebihan berat badan, perokok, atau penderita kolesterol tinggi, menurut penelitian dari Henry Ford Hospital di Detroit.

Kenaikan penebalan pada pinggiran Arteri Karotid, pembuluh darah besar yang mensuplai otak dengan darah kaya oksigen adalah sebuah awal dari atherosklerosis (pengerasan pembuluh arteri karena kolesterol).

“Mendengkur rupanya lebih dari gangguan waktu tidur dan hal ini tidak boleh diabaikan. Pasien membutuhkan perawatan dalam hal yang sama ketika mereka mengalami apnea, tekanan darah tinggi, atau faktor resiko penyakit cardiovaskular lainnya,” kata Robert Deeb, M.D., dengan Departemen of Otolaryngology-Head & Neck Surgery di Henry Ford.

Penelitian menunjukkan perubahan pada arteri karotid pada pendengkur -walaupun mereka tidak menderita apnea tidur- kemungkinan karena trauma dan inflamasi yang disebabkan oleh vibrasi dengkuran.

Hasil penelitian akan dipresentasikan pada 25 Januari pada 2013 Combined Sections Meeting of the Triological Society in Scootsdale, Ariz. Penelitian tersebut sudah dipublikasikan pada jurnal The Laryngoscope .

Obstructive Sleep Apnea (OSA), penyakit tidur yang terjadi karena kegagalan saluran pernafasan di tenggorokan saat tidur dan menyebabkan dengkuran keras dan jeda bernafas periodik– sudah lama dikaitkan dengan penyakit cardiovaskular, bersama dengan sejumlah isu kesehatan serius.

Tetapi, resiko untuk penyakit cardiovaskular dapat bermula dari mendengkur, sejak lama sebelum menjadi OSA. Sampai saat ini, hanya sedikit fakta pada manusia yang menunjukkan hubungan antara mendengkur dan resiko cardiovaskular.

Pasien, usia 18-50, yang telah berpartisipasi pada diagnosa penelitian tentang tidur antara Desember 2006 dan Januari 2012 terlibat dalam penelitian. Tidak satu pun dari partisipan menderita apnea tidur.

Secara keseluruhan, 54 pasien telah menyelesaikan survei mengenai kebiasaan mendengkur, serta menjalani pemeriksaan ultrasound pada arteri karotid duplex untuk mengukur ketebalan intima-media dari arteri karotid.

Ketebalan karotid intima-media, pengukuran ketebalan dari dua lapisan terdalam dinding arteri, dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan dan untuk melacak progresi dari penyakit atherosklerosis. Ketebalan intima-media adalah tanda pertama dari penyakit arteri karotid.

Dibandingkan dengan orang yang tidak mendengkur, ketebalan intima-media pada pendengkur jauh lebih tinggi, berdasarkan hasil penelitian.

artery

1208Fruetelfig1

“Mendengkur biasanya dianggap sebagai masalah kosmetik (serius, aku jg nggak tau terjemahannya -_-) oleh asuransi kesehatan sehingga pasien membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kami berharap dapat mengubah paradigma tersebut sehingga pasien mendapatkan perawatan sejak dini, sebelum masalah kesehatan yang lebih gawat terjadi.”

The Henry Ford research team merencanakan untuk mengadakan penelitian lanjutan pada topic ini, khususnya untuk menentukan jika ada perkembangan pada aktivitas cardiovaskuler pada pasien yang mendengkur.

(Link sumber)

What causes snoring

Hayoo ngaku siapa yang suka mendengkur (ngorok)…. Hati-hati loh, sebaiknya kalian kalian yang masih suka ngorok tidurnya segera periksakan apalagi kalau habis tidur sama orang yang temperamental lebih cepat lebih baik, mencegah lebih baik daripada mengobati. Awalnya aku juga bingung kok ngorok bisa nyambung gitu sama penyakit cardiovaskuler -_- apakah mereka terlibat affair? Hoho tapi setelah diselidiki oleh Ins*rt Investigasi kubaca sampai selesai ternyata masuk akal juga. Tapi tetep aja masih ruwet dipikiranku, memang tubuh manusia itu rumit sekali @_@ S

Cukup sekian tulisan dari saya, maaf apabila terjemahannya tidak bagus -_- maklum otak masih dalam kondisi pemulihan pasca try-out  

Iklan

4 thoughts on “Jangan Abaikan Mendengkur, Mendengkur Dapat Menjadi Tanda Awal dari Resiko Penyakit

  1. Simply wish to say your article is as amazing. The clarity in
    your post is simply nice and i can assume you’re an expert on this subject. Fine with your permission let me to grab your feed to keep updated with forthcoming post. Thanks a million and please keep up the rewarding work.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s