Sel Jantung Biasa Menjadi ‘Pacu Jantung Biologis’ dengan Injeksi dari Gen Tunggal

Buset, judulnya panjang amat ya… Sebenernya yang ngasih judul bukan gue loh, ini gue nyuplik dari Science Daily ._. Oke, akhir-akhir ini aku lebih sering nerjemahin atau nge-rewrite dari berita berita luar negeri maupun dalam negeri -_- sejujurnya saya kehabisan ide. Daripada nulis yang omong kosong belaka mending nulis sesuatu yang udah diakui sama ahli :p Yah walopun aku nggak ahli dalam menterjemahkan maupun menyusun kata-kata, mari kita simak berita berikut….

Toret toret toret~~ #Backsound nggak penting

Ordinary Heart Cells Become ‘Biological Pacemaker’ With Injection of Single Gene

090409104305

Ditulis ulang dari Science Daily

16 Desember 2012. Sejumlah peneliti dari Cedars-Sinai Heart Institute telah memprogram ulang sel jantung biasa menjadi replika yang persis dari sel pacu jantung dengan menginjeksi gen tunggal (kita sebut dengan Tbx18). Sebuah kemajuan yang besar dalam penelitian yang panjang untuk sebuah terapi biologis untuk memperbaiki detak jantung tak normal dan kegagalan detak jantung.

Selengkapnya akan dipublikasikan pada tanggal 8 Januari di jurnal Nature Biotechnology dan akan tersedia pada websitenya. (monggo dicek)

“Walaupun kami dan ilmuwan lain telah menciptakan pacu jantung biologis primitif sebelumnya, studi ini adalah yang pertama kali menunjukkan bahwa sebuah gen tunggal dapat mengatur pengubahan dari sel otot jantung biasa menjadi sel pacu jantung yang asli. Sel baru tersebut menghasilkan impuls listrik secara spontan dan tidak dapat dibedakan dengan sel pacu jantung yang asli”, ujar Hee Cheol Cho, PhD., ilmuwan Heart Institute Research.

Sel pacu jantung menghasilkan impuls listrik yang menyebar menuju bagian lain dari sel jantung dalam pola yang beraturan untuk menciptakan kontraksi otot berirama (bukan Rhoma Irama -_-). Jika sel-sel tersebut tidak melaksanakan tugas dengan baik maka detak jantung menjadi tidak normal, pasien umumnya mengandalkan operasi penanaman alat pacu jantung sebagai jalan keluar agar tetap hidup.

pacemaker101

alat pacu jantung

Detak jantung berasal dari sinoatrial node (SAN) yang terletak pada serambi kanan atas, dimana sel-sel pacu jantung berkumpul. Dari 10 miliar sel jantung, kurang dari 10.000 nya adalah sel pacu jantung, atau biasa disebut SAN cells. Ketika sel diprogram ulang oleh gen Tbx18, sel tersebut akan menjadi sel pacu jantung. Istilahnya ‘induced SAN cells’ atau iSAN cells. Sel ini mempunyai fitur utama dari sel pacu jantung asli dan memperoleh karakteristik yang menyerupai sel SAN bahkan setelah efek dari gen Tbx18 sudah menghilang.

h9991262_001

Ilmuwan Cedars-Sinai Institute menggunakan virus yang direkayasa untuk membawa gen tunggal (Tbx18) yang mempunyai peran penting dalam perkembangan sel pacu jantung embrionik, secara langsung memprogram ulang sel otot jantung (cardiomyocytes) menjadi sel pacu jantung. Sel baru tersebut mempunyai fitur dan fungsi yang menyerupai sel pacu jantung asli, baik di lab maupun studi pada marmut.

Sebelumnya upaya untuk menghasilkan sel pacu jatung baru menghasilkan sel otot jantung yang dapat berdetak sendiri. Namun, sel-sel termodifikasi ini lebih menyerupai sel otot jantung biasa ketimbang sel pacu jantung. Pendekatan lain adalah dengan menggungakan embrionik stem cells untuk menghasilkan sel pacu jantung. Tapi, resikonya adalah kontaminasi sel kanker jika menggunakan pendekatan embrionik stem-cells. Kerja terbaru, dengan upaya sesederhana mungkin, menghasilkan sel pacu jantung yang mirip dengan aslinya dan bebas dari resiko kanker.

Dari hasil kerjanya ini, Cho baru-baru ini memenangkan Louis N. dan Arnold M. Katz Basic Research Prize, sebuah penghargaan investigator muda dari American Heart Association.

“Kejadian ini merupakan pucak dari 10 tahun bekerja di laboratorium kami untuk menciptakan pacu jantung biologis sebagai alternatif lain dari alat pacu jantung elektrik.”, kata Eduardo Marbán, MD, PhD, direktur Cedars-Sinai Heart Institute dan Mark S. Siegel Family Professor,  perintis penelitian sel punca jantung.

Jika penelitian selanjutnya menegaskan dan mendukung temuan studi ini, para peneliti mengatakan bahwa terapi mungkin diberikan dengan menginjeksi Tbx18 ke jantung pasien atau dengan membuat sel pacu jantung di lab kemudian ditransplantasi ke jantung pasien. Tapi dibutuhkan penelitian lanjutan mengenai keamanan dan keefektifan sebelum diuji klinis pada manusia.

————————————

Nah loh, pada paham nggak sama berita di atas? Maap atas ketidakbakuan bahasa, ternyata nerjemahin itu susah juga ya… Saya jadi nggak terbayang perjuangan para translator novel ._. nerjemahin buku yang tebelnya beratus-ratus halaman -_- sementara saya sering mengeluh karena novel terjemahannya belum keluar-keluar -_-

jantung jantung-kartun

carilah perbedaan dua gambar di atas :p

Btw, sejujurnya saya hanya mengerti seklias saja, intinya para peneliti Cedars-Sinai Institute lagi hepi ni karena dapet tiket nonton One Direction karena penelitian menciptakan pacu jantung biologis nya mengalami kemajuan besar! Sepertinya para peneliti menyukai model “Back to Nature”, nyatanya mereka lagi nyari solusi pengobatan biologis ._. Okelah, saya cuma dong sampai bagian kerja sel pacu jantungnya saja (secara umum), belum ngerti cara kerja gen Tbx18 atau apalah itu -_- jadi saya tidak akan memaparkan bagaimana prosedurnya. Jika pembaca ingin membaca selengkapnya bisa dibaca di jurnalnya sendiri yah.. Silakan dilihat di Science Daily.

Sekian tulisan dari saya semoga bermanfaat dan tidak membuat pusing, mual, muntah, serangan jantung, kanker paru-paru, gangguan kehamilan dan janin (lo kata bungkus rokok -.-) Selamat berlibur….

Iklan