Manusia ke Mars?

hei hei readers! Udah lama ni nggak ngepost sesuatu. Kali ini saya mau nulis sesuatu yang tidak berguna udah agak basi, tapi aku baru tau beberapa hari yang lalu. Jadi, aku nemu berita yang judulnya eye catching buatku. Wekekeke….. Ini sejenis repost. oke deh…daripada banyak cing cong mending langsung aja deh, cekidot!

Studi terbaru NASA menyatakan bahwa astronaut bisa mendatangi planet Mars. How? Yaitu dengan membonceng taxi gratis bernama asteroid. Intinya, astronot bisa menghemat “ongkos” dengan memboncengkan kendaraan antariksa mereka ke salah satu sisi asteroid. Padahal setauku yang namanya taksi tu mahal, murah naik bis 😛

Layaknya makan buah naga, dengan memonceng asteroid, para astronot mendapatkan banyak keuntungan. Asteroid mampu melindungi mereka dari radiasi sinar kosmik, dan partikel-partikel berenergi tinggi yang berbahaya banget bagi manusia. Yang namanya radiasi sinar kosmik itu bisa merusak DNA manusia, bahkan menimbulkan kanker. Oke, sebenernya emang nggak nyambung antara buah naga sama asteroid.

Menurut Oom Gregory Matloff, seorang ahli fisika dari New York City College of Technology, lebih baik ilmuwan memikirkan desain pesawat antariksa yang bisa mendarat ke asteroid maupun keluar asteroid, daripada mikirin cosmic block. Yaiyalah, namanya juga ahli fisika masa mikirin cosmic block.

Taksi-asteroid ini setidaknya memerlukan luas sekitar 10 meter lebar aja udah memberikan perlindungan yang layak. Sampe saat ini ada 5 jenis asteroid yang lulus seleksi dan para kontestan tersebut diperkirakan akan melewati Bumi menuju Mars sebelum tahun 2100. Walopun begitu teori Matloff masih harus dikaji lagi mengenai resikonya pada perjalanan antariksa model baru ini. Yah, mudah-mudahan proyek asteroid way ini lancar kayak peroyek trans jogja.

“permisi gan, ane mau lewat.”

(NatGeo, Kompas)

Iklan