Oil Found in Gulf Beach Sand, Even After Cleanups

Hehe judulnya sok Inggris banget ya? Maklumlah aku nemu ni artikel dari NatGeo yang bahasa Inggris. Gini gini….

Readers udah pada tau kan, tentang oil spill di gulf of Mexico? Pasti udah tau dong… Nah, seorang ahli Geologi bernama Pin Wang dan rekannya Christine Dell’Amore nemuin harta terpendam di pantai Pensacola, Florida. Mau tau apa harta terpendamnya? Yang jelas itu bukan emas ato apalah itu… hartanya adalah minyak! Minyak sodara sodara….

Mbak, hati-hati sama goloknya ya…

Minyak yang terpendam di pantai itu ditemukan hari Kamis, tanggal 1 Juli. Minyak itu sendiri ditemukan pada kedalaman 60 cm, sedangkan rekor sebelumnya hanya 15 cm. Minyak terpendam ini sebenernya udah di temukan sejak awal Mei.

Para peneliti yakin kalo minyak ini masih banyak tersembunyi di dalem pasir pantai Pensacola, walaupun kelihatannya udah bersih. Ini membuktikan kalo para kru pembersih tumpahan minyak cuma menggaruk bagian permukaannya aja. *wehehe potong gaji

Hal ini juga bahaya banget loh buat lingkungan, karena minyak yang terkubur ini sulit dibersihin dan butuh waktu lama untuk merombaknya. Para ahli dan saya takut jika hal ini tidak segera ditangani maka resikonya akan tambah BESAR. Minyak ini bisa terakumulasi di jaringan tubuh manusia.

Kenapa ya kok hal ini bisa terjadi? Penyebabnya karena adanya badai Alex yang terjadi sebelum minyak ini ditemukan, badai tersebut membawa tumpahan minyak sampe tersapu ke pantai. Ombak pantai ini yang bikin minyaknya terkubur ke dalam pasir. Untungnya jalur badai Alex ini berada ratusan mil dari Timur, sehingga badainya udah mulai mengecil di sepanjang teluk Meksiko jadi minyaknya yang kekubur cuma dikit.

Bahayanya bagi manusia adalah kalo kita menyentuh minyak itu. Apalagi pada anak-anak. Lho kok? Bayangin aja, anak-anak kan suka bikin istana pasir, nah kalo sampe kena lapisan minyak itu bisa bikin mual, sakit kepala, pusing, dan penyakit kulit. Selain itu timbunan minyak ini bikin hewan-hewan yang hidupnya di dalem pasir pantai jadi mati. Contohnya yuyu, cacing, dan laen-laen. Naas banget ya…

Untungnya Deepwater Horizon mau bertanggung jawab untuk membersihkan lingkungan yang kena dampaknya, sampe masalahnya bener-bener kelar. Semoga aja Lapindo Brantas menirunya 😀